Mengobati Kutil Kelamin - Kutil Kelamin ( Kondiloma akuminata ) adalah pertumbuhan daging yang muncul di daerah kelamin, Penyakit ini juga lebih dikenal sebagai penyakit jengger ayam. Kutil Kelamin disebabkan oleh Human Papilloma Virus (HPV). Ini adalah partikel virus mikroskopis yang mempengaruhi kulit. Hal ini sangat umum, dan mempengaruhi jutaan orang setiap tahun. Banyak orang tidak tahu bahwa ada pengobatan yang mudah / obat untuk kondiloma.
Pengobatan kutil kelamin terbagi menjadi dua, yaitu pengobatan topikal dan pengobatan dengan menggunakan prosedur ablasi.
Pengobatan topikal dilakukan dengan cara mengoleskan salep, krim, atau cairan yang mengandung zat tertentu pada bagian yang terinfeksi. Namun perlu Anda ingat bahwa obat-obatan kutil yang dijual bebas di apotek tidak diperuntukkan untuk mengobati kutil kelamin, melainkan kutil biasa yang tumbuh di tangan, wajah, atau kaki. Oleh karena itu periksakanlah diri Anda ke dokter jika terkena kutil kelamin agar dokter dapat memberikan Anda penanganan yang tepat.
Berikut ini adalah jenis-jenis obat topikal untuk kutil kelamin:
- Asam trikloroasetat. Obat ini berfungsi menghancurkan protein yang terdapat di dalam sel-sel kutil. Setelah mengoleskan asam trikloroasetat, biasanya Anda akan merasakan sensasi panas pada kulit untuk sesaat. Gunakanlah obat ini sesuai petunjuk yang ada karena jika penerapannya salah, bisa merusak kulit Anda. Asam trikloroasetat biasanya diresepkan oleh dokter untuk mengobati kutil berukuran kecil, namun bertekstur keras. Obat ini aman digunakan oleh wanita yang sedang hamil.
- Podophyllotoxin. Podophyllotoxin bekerja dengan cara meracuni sel-sel kutil. Obat ini biasanya digunakan untuk mengatasi kutil kelamin berukuran kecil yang berkelompok. Obat ini tidak cocok untuk ibu hamil.
- Imiquimod. Obat ini bekerja dengan cara merangsang sistem kekebalan tubuh untuk melawan infeksi kutil. Obat yang hadir dalam bentuk krim ini biasanya digunakan untuk mengobati kutil yang berukuran besar. Meskipun begitu imiquimod tidak disarankan bagi wanita yang sedang hamil. Obat ini juga dapat menyebabkan iritasi ringan.
Gunakanlah obat-obatan topikal sesuai dengan petunjuk yang diberikan oleh dokter maupun yang terdapat pada kemasan. Petunjuk mencakup takaran atau dosis, serta frekuensi pemakaian. Jangka waktu penyembuhan kutil dapat bervariasi, yang terpenting adalah Anda disiplin dalam menjalani pengobatan.
Selama melakukan pengobatan, Anda disarankan untuk tidak menggunakan sabun yang mengandung parfum atau losion karena dikhawatirkan dapat menyebabkan iritasi pada kulit.
Pengobatan kutil kelamin dengan prosedur ablasi
Prosedur ablasi untuk kutil kelamin biasanya dilakukan jika kutil tidak dapat ditangani dengan obat-obatan topikal. Prosedur ini juga bisa diterapkan pada ibu hamil yang khawatir bayinya dapat tertular kutil pada saat melahirkan.
Berikut ini adalah beberapa prosedur ablasi, diantaranya:
- Eksisi. Hampir mirip seperti bedah ringan, pada prosedur eksisi kutil akan dipotong dan dibuang, setelah itu kulit akan dijahit. Oleh karena itu sebelum prosedur ini dilakukan, dokter akan memberikan pasien bius lokal pada area yang terinfeksi kutil. Efek samping eksisi adalah bekas luka yang ditimbulkan setelah sembuh. Oleh karena itu prosedur ini hanya untuk mengatasi kutil yang berkelompok dalam skala kecil, bukan besar.
- Bedah listrik. Prosedur ini biasanya dikombinasikan dengan eksisi. Setelah eksisi memotong permukaan kutil, maka sisa-sisa jaringan kutil yang masih ada akan dibakar oleh kawat yang panas. Kawat yang digunakan panas karena dialiri listrik. Biasanya prosedur ini dilakukan untuk menghilangkan kutil yang terdapat di bagian vulva dan anus.
- Cryotherapy. Ini merupakan prosedur pelepasan kutil dengan cara dibekukan menggunakan cairan nitrogen. Cryotherapy biasanya harus dilakukan secara berkala hingga kutil hilang tanpa sisa dan tertutup oleh kulit baru. Prosedur ini diterapkan untuk menghilangkan kelompok kutil kecil yang terdapat di penis, sekitar dan di vulva. Selama menjalani cryotherapy hindari hubungan seksual hingga kutil dan area kulit di sekitarnya benar-benar sembuh. Efek samping prosedur ini bisa berupa pembengkakan atau munculnya rasa nyeri.
- Bedah laser. Sesuai dengan namanya, prosedur ini menggunakan energi laser untuk menghilangkan kutil. Bedah laser biasanya dilakukan sebagai pilihan terakhir ketika prosedur ablasi lainnya tidak dapat mengobati kutil kelamin. Suatu kondisi yang bisa disebabkan oleh letaknya yang terpencil atau luasnya area kulit yang terjangkiti. Efek samping prosedur ini bisa berupa iritasi dan rasa nyeri untuk beberapa minggu.

